RBS untuk Kemajuan Literasi di Pulau Gorom
Di banyak tempat, kita menemukan bahwa perubahan besar sering kali lahir dari ruang kecil yang penuh cinta. Di Desa Kota Sirih , Maluku , ruang kecil itu bernama Rumah Bacarita Sejarah —sebuah taman baca yang sederhana, tapi sarat makna. Digagas oleh Amirudin Rumagia , seorang pem uda yang membawa pulang inspirasi dari pengalamannya saat Kuliah Kerja Nyata , RBS kini menjadi oase literasi bagi anak-anak di desa. Bersama adik dan kakaknya, Amar membangun tempat ini bukan sebagai proyek, melainkan sebagai ikhtiar cinta terhadap kampung halaman. Rumah Bacarita Sejarah tidak berdiri di atas kemewahan, tapi di atas kesadaran bahwa setiap anak, tak peduli di mana ia tinggal, berhak memiliki ruang untuk tumbuh dan bermimpi. Di RBS, anak-anak datang bukan karena dipaksa, tapi karena ingin. Mereka membaca buku, belajar mengaji, dan bermain bersama—semua dilakukan dengan sukarela dan sukacita. Tak ada bel, tak ada absensi, tak ada tekanan. Yang ada hanyalah semangat belajar yang tumbuh ala...